//
you're reading...
Statistik

Jakarta dan Jabar masuk daftar provinsi paling banyak kasus korupsi

Hasil Penelitian Indonesia Corruption Watch (ICW) berdasarkan data kejaksaan, media massa, BPK dan laporan masyarakat, yang dibeberkan Koordinator Investigasi ICW kepada wartawan di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Minggu, 10 Mei 2009:

a. Terhadap kejaksaan daerah di 9 provinsi ditemukan 275 kasus korupsi sepanjang tahun 2008 dengan potensi kerugian Negara Rp 18,72 triliun.  Sembilan propinsi tersebut adalah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Sulawesi Tengah, Sumatera Barat, Sulawesi Tengah, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

b. Perkara korupsi paling banyak berada di sektor pemerintah dengan 111 kasus, sektor infrastruktur 50 kasus, dan pendidikan 36 kasus. Sedangkan dari sisi kelembagaan, eksekutif paling banyak yakni 275 kasus korupsi, swasta 27 kasus, dan legislatif 17 kasus.

c. Jumlah aktor yang melakukan korupsi, terbanyak eksekutif 403 aktor, legislatif 127, dan legislatif 122.

d. Kerugian Negara terbanyak ada di sektor perbankan sebesar Rp 9,49 triliun, pemerintahan Rp 2,9 triliun dan Infrastruktur  Rp 1,1 triliun. Kerugian Negara terbesar ada di bank Indonesia Rp 9 triliun, eksekutif Rp 8,5 triliun dan BUMN Rp 572 triliun.

[Drs. H. Mardoto, M.T. , Penggugah Jiwa Kewarganegaraan, Tinggal di Yogyakarta]

About Mardoto

A Lecturer of IDAFA.

Discussion

Comments are closed.

%d bloggers like this: